Add this

02 January 2010

Membuat playlist lagu MP3 Anda di Winamp terlihat rapi

Winamp yang ganteng dan cantik


Terraced Rice Fields


Saat membuat file MP3 dari CD, nama file yang dihasilkan sering asal saja. Biasanya, hanya bernama “track” plus nomor urut lagu dalam CD. Nah, pas MP3 itu diputar, playlist di Winamp akan menampilkan nama file. Lah, bagaimana tahu judul lagunya? Apakah harus putar dulu lagunya agar tahu judul sama penyanyinya?

Agar supaya playlist di Winamp anda terlihat rapi, di sini anda akan mendapatkan informasi tentang bagaimana caranya :

1. Buka Windows Explorer lalu masuk ke folder tempat Anda menyimpan file MP3. Agar tampak rapi, ubah nama file tersebut dengan format “Nama artis – Judul lagu”. Contoh: “Dream Theater – Another Day”.

2. Setelah Anda selesai mengganti nama file, buka Winamp. Jalankan file MP3 yang namanya sudah diubah tadi. Di “Playlist Editor”, klik kanan pada salah satu playlist, lalu pilih [View File Info]. Setelah jendela “MPEG file info + ID3 tag editor” terbuka, Anda dapat mengisikan informasi berupa judul lagu, artis, album, dan lain-lain. Kalau mau ringkas, isi judul lagu (Title) dan artis (Artist) saja. Data lainnya dikosongkan. Pilihlah salah satu antara [ID3v1 Tag] atau [ID3v2 Tag]. Apabila judul lagu panjang, gunakan ID3v2. Agar rapi, samakan data yang diisikan (judul dan nama artis) dengan keterangan pada file MP3 yang dimaksud. Setelah data-data yang diperlukan terisi, klik [Update].

Memastikan proses copy berjalan secara otomatis

“Memori” Office


Teks yang kita paste biasanya merupakan teks yang baru saja di-copy. Namun di Microsoft Office yang punya fitur Office Clipboard, teks yang di-paste tidak mesti teks yang baru saja di-copy. Semua yang kita copy, masuk ke “memori” Office. Ketika kita lakukan “paste all”, semua teks yang sudah kita copy muncul.

Bagaimana kalau ada salinan yang tidak kita inginkan? Tinggal dihapus saja hasil salinan tersebut. Caranya, Aktifkan fitur Office Clipboard dengan menekan menu [Edit] > [Office Clipboard] di Office lawas atau klik kotak kecil di pojok kanan bawah grup Clipboard yang ada di tab [Home]. Salin sebanyak-banyaknya tulisan atau gambar yang ingin kita paste ke dokumen lain. Setelah fitur ini aktif, maka di layar kanan akan muncul jendela clipboard.

Setelah muncul, kita bisa melihat item apa saja yang telah kita copy ke clipboard ini. Jika kita ingin mem-paste semua item, tinggal klik tombol [Paste All]. Kalau ada item yang tidak kita inginkan, tinggal tempatkan kursor mouse item tersebut, klik kanan, atau mengklik tombol panah yang menghadap ke bawah pilih [Delete].

Jika ingin agar Office clipboard ini otomatis muncul ketika kita melakukan proses copy, kliklah tombol [Options], pilih [Show Office Clipboard Automatically]. Jika kita ingin ikon Office Clipboard ini muncul di taskbar, maka setelah tombol [Options] diklik, pilih [Show Office Clipboard Icon on Taskbar].

Jika ingin mengetahui status dari pengopian yang kita lakukan, pilih [Show Status Near Taskbar When Copying]. Jika sudah tidak menginginkan seluruh data yang telah kita copy, klik saja [Clear All].

01 January 2010

Mudahnya Membuat Video Slideshow

Mengkonversi foto digital

Mandraki Harbor at Sunrise


Dulu, koleksi foto biasa disimpan di dalam album foto, yang kemudian berpotensi berjamur karena dimakan waktu. Tapi itu masa lalu. Sekarang adalah zamannya album digital yang telah dilengkapi beragam fitur untuk mengelola foto digital.


Yang namanya album digital pasti memerlukan seperangkat komputer untuk membukanya. Tanpa itu, nyaris tidak mungkin menampilkan seluruh koleksi foto digital dengan mudah. Sedangkan untuk menampilkan koleksi foto ke perangkat lain, Anda mesti mengkonversi dulu si foto digital menjadi slideshow.

Konversi semacam ini bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya dengan Nero Vision 4. Aplikasi ini dibundel bersama paket installer Nero. Dengannya, Anda bisa menyusun slideshow foto-foto dari file, kamera digital, atau scanner ke dalam keping DVD dengan mudah dan cepat.

Begini langkah-langkah pembuatannya.

1. Eksekusi program Nero Vision 4 dengan mengklik menu Start > All programs > Nero > Nero 9 > Nero Vision.
2. Dalam program Nero Vision, klik menu Make a Slide Show > DVD-Video.
3. Tentukan gambar yang akan Anda masukkan ke dalam storyboard. Untuk mengambil sejumlah gambar dari folder, Anda dapat mengklik tombol Browse for Media > Browse and Add to Project. Untuk mengambil gambar dari kamera digital atau scanner, klik tombol TWAIN Import > Acquire Image.
4. Lakukan drag and drop foto pada timeline untuk mengatur susunan foto.
5. Atur durasi setiap foto dengan menekan ikon Duration Settings. Setelah itu, isikan Picture visibility time dalam satuan detik dan beri tanda cek pada “Apply to existing pictures”.
6. Klik kanan mouse pada kotak yang berada di antara dua foto, lalu pilih “Apply Random Tansition to All Tansition Fields”.
7. Klik Next > Next.
8. Rancang menu sesuai keinginan Anda. Untuk menonaktifkan fitur menu ini, pilih “Don’t create a menu” dari combo box Menus to use.
9. Klik Next > Next.
10. Klik Burn agar proses pembuatan disc segera dilakukan.

Mengakali Track CD Audio agar tidak terpotong

Begini caranya.

Banyak pengguna Nero Burning ROM yang mengalami masalah ketika membuat CD audio, khususnya pada masuknya beberapa detik pertama lagu ke dalam track lagu sebelumnya. Akibatnya, ketika memutar lagu dari track tertentu, musik tidak benar-benar dimulai dari awal.

Masalah ini sebenarnya disebabkan oleh penghapusan beberapa detik terakhir dari track yang tidak bersuara (silence). Untuk menutupi bagian dari track yang dihapus tersebut, detik awal dari track berikutnya digeser masuk ke dalam track yang aktif. Nah, penggeseran inilah yang kemudian mengakibatkan lagu terdengar tidak diputar dari awal ketika Anda memutar track tertentu yang berada di tengah kompilasi.

Agar peristiwa seperti ini tidak terjadi, matikan saja fitur penghapusan bagian tenang dari track setiap kali Anda membuat CD audio. Begini caranya.

1. Klik Start > All Programs > Nero > Nero 9 > Nero Burning ROM.
2. Klik File > New untuk membuat kompilasi baru.
3. Pada jendela New Compilation, pilih Audio CD, lalu pilih tab CDA Options.
4. Di bawah Advanced, hilangkan check box “Remove silence at the end of audio tracks”.
5. Klik tombol New.
6. Lanjutkan dengan membuat kompilasi audio CD dan burning seperti biasa.

Ulangi langkah-langkah di atas setiap kali membuat kompilasi audio baru supaya tidak ada lagi bagian track audio yang terpotong.

31 December 2009

Minyak Kayu Putih untuk mengobati BlackBerry yang Macet

Cukup oleskan ketika masuk angin


Malolo Island in Fiji


Pengguna BlackBerry pasti kesal dengan ketidaktangguhan peranti ini. Meskipun punya banyak fitur hebat, BlackBerry punya penyakit langganan, yakni scroller yang macet bila penggunanya adalah maniak BlackBerry. Macetnya scroller ini biasanya karena banyaknya debu atau "daki" yang masuk dan menempel di dalam peranti ini. Akibatnya, scroler sering ngadat bila digerakkan. Maunya menggerakkan kursor ke kiri, malah lari ke bawah.

Bawa saja ke tempat servis? Itu malah merepotkan. Pertama, saat ini Research In Motions belum mendirikan service center resmi. Yang ada cuma tukang servis ponsel di Mal Ambasador atau Roxy. Lagipula biayanya tak murah. Mengganti bola scroller ini biayanya Rp 250 ribu.

Ada cara yang lebih murah. Yakni menggunakan minyak kayu putih atau alkohol. Ini bukan karena BlackBerry masuk angin. Minyak atau alkohol bisa menggerus debu yang menempel di alas scroller. Caranya, cukup oleskan minyak kayu putih pada cotton bud. Lalu oleskan ke bola scroller. Putar-putar sampai bersih. "Cara ini kelihatannya tak masuk akal, tapi cespleng. Banyak pengguna BlackBerry yang melakukannya," kata Akmal, pemakai BlackBerry Curve.

Menurut Priyambodo, pengguna BlackBerry jenis Huron, penggunaan alkohol 70 persen lebih efektif ketimbang minyak kayu putih. Berdasarkan pengalamannya, alkohol membuat scroller lebih bersih dan berputar lebih mulus.

Mengeringkan Ponsel yang basah dengan Beras

Kecemplung dan hujan


Snapshot of Fernando de Noronh


Ponsel Anda pernah kecemplung dalam air atau basah karena kehujanan? Jangan buru-buru membawanya ke pusat perbaikan. Sebab, ada cara sederhana yang bisa dilakukan untuk membuatnya kering luar-dalam seperti sediakala, yaitu menggunakan beras.

Jika suatu saat ponsel Anda basah terkena air, segera matikan ponsel dan lepaskan baterai beserta kartu SIM-nya. Ambil beras dan tempatkan dalam sebuah mangkuk atau wadah, lalu benamkan ponsel itu ke dalamnya. Beras akan berfungsi seperti gel silika, yang akan menyedot dan menyerap kelembapan. Biarkan beberapa jam untuk memastikan ponsel itu kering. Jika ponsel telah kering sepenuhnya, pasanglah kembali baterai dan cobalah hidupkan ponsel Anda.

Untuk mengeringkan ponsel basah, hindari pemakaian panas yang berlebihan. Seperti menggunakan pengering rambut (hair dryer), panas lampu, atau dijemur di bawah sinar matahari secara langsung. Cara-cara tersebut bisa merusak komponen dan konektor pada ponsel. Cara ideal untuk mengeringkan ponsel adalah menggunakan kompresor udara bertekanan rendah atau vacuum cleaner.

30 December 2009

Membongkar Rahasia di Winamp

Tidak percaya? Silakan buktikan


View over the sea, Sveta Nedjelja


Selain plug-in, Winamp juga memiliki beberapa rahasia, semacam “telur paskah”. Tahu dong kalau istilah “telur paskah” itu mengacu pada fitur tersembunyi pada suatu program. Jangan bayangkan fitur yang “mewah” karena telur paskah biasanya hanya untuk lucu-lucuan —kebanyakan justru bukan fitur yang “nyambung” dengan fungsi asli program.



Langsung saja kita lihat hal tersembunyi yang dimiliki oleh plug-ins Nullsoft NSV Decoder di Winamp. Begini caranya.

1. Jalankan Winamp Anda.
2. Klik menu [Options] > [Preferences…] atau tekan [Ctrl] + [P].
3. Pada jendela “Winamp Preferences”, klik [Plug-ins] > [Input].
4. Pada jendela “Input plug-ins” pilih [Nullsoft NSV Decoder v1.04] kemudian klik [About] yang terletak di bagian bawah. Muncul jendela “About…”.
5. Kemudian, klik ganda gambar llama pada jendela tersebut. Gambar llama akan berubah menjadi tulisan “nullsoft present you nSV play hidden party…”.
6. Klik ganda lagi gambar tersebut untuk menampilkan gambar api, air, dan lain


Ada lagi plug-in yang dapat dimainkan, yakni Nullsoft Vorbis Decoder v1.35.

1. Pilih plug-in tersebut, kemudian tekan tombol [About]. Pada jendela “About…” ada gambar ikan berwarna kuning dan biru cerah yang merupakan ikonnya.

2. Klik sekali pada gambar tersebut. Ikan itu akan berputar ke kanan. Kemudian klik sekali lagi dengan klik kanan, maka ikan akan berputar ke kiri. Jika Anda terus mengklik ikan tersebut, ikan akan berputar dengan cepat dan sebuah keterangan baru akan muncul berupa kecepatan berputar ikan dalam satuan RPM. Eh, ada juga rekor tercepat yang pernah Anda buat.


Eits, telur paskah bukan cuma itu saja, masih ada lagi. Berikut cara memunculkan telur paskah lainnya.

1. Klik kanan pada jendela Winamp.
2. Pilih [Nulsoft Winamp Pro].
3. Ketika jendela “About Winamp” terbuka, Anda akan melihat gambar siluet seperti kuda dengan tulisan “WINAMP” dan bergerak secara zoom-in dan zoom-out.
4. Sekarang tahan tombol [Ctrl] di keyboard kemudian klik ganda di area gambar tersebut. Muncullah gambar kecil bertuliskan “DJ Egg” dengan gambar telur putih di tengahnya.
5. Kembalikan gambar awal dengan cara klik ganda lagi.
6. Sekarang tahan tombol [Shift] kemudian klik ganda lagi di area gambar yang bergerak. Percayalah, gambar yang di dalamnya terdapat tulisan “supplied” dan “cracked”.


Ha ha ha ha ha….. ha haha !

Cara gampang membandingkan dokumen MS Word

Ketelitian dan waktu

Membandingkan dokumen adalah hal yang kelihatannya sederhana tapi membutuhkan ketelitian dan memakan waktu. Untung Microsoft Word sudah menyediakan tool untuk melakukan perbandingan.

Untuk memunculkan fitur tersebut, ikuti langkah-langkah ini.

1. Klik kanan pada toolbar Anda, pilih [Customize].
2. Pilih tab [Commands].
3. Pada bagian “Categories” pilih [Tools]. Pada bagian “Commands”, cari [Compare and Merge Documents…].
4. Setelah ketemu, klik dan geser fitur tersebut, kemudian letakkan pada toolbar.

Untuk menggunakan fitur tersebut, bukalah dokumen pertama yang belum diubah (dokumen asli), klik icon [Compare Documents…] yang baru kita buat tersebut. Pilih dokumen baru yang sudah diubah. Microsoft Word akan otomatis membuat bagian-bagian yang berubah menjadi berwarna merah.

29 December 2009

Memperlancar copy-paste data dari CV/DVD ke Harddisk

Bagaimana mengatasinya


Ada beberapa cara untuk menyalin data dari keping CD atau DVD. Cara yang populer digunakan adalah dengan copy-paste di Windows Explorer.

Trik ini tidak memerlukan software khusus, sehingga proses penyalinan data akan berlangsung lebih cepat serta murah. Kekurangannya, struktur CD atau DVD tidak ikut tersalin. Jadi jika Anda menyalin data yang sama dari hard disk ke CD blank, di CD hasil salinan tersebut Anda tidak akan bisa melakukan booting.

Untuk mengatasinya, Anda bisa memanfaatkan software bantu Nero Burning ROM. Program ini mampu membuatkan sebuah file image dengan struktur dan isi file yang identik dengan CD aslinya. Nantinya, file image yang sudah berada di dalam hard disk bisa Anda akses layaknya CD/DVD biasa dengan ImageDrive yang terintegrasi di dalam paket Nero.

Secara default, Nero Burning ROM bisa langsung digunakan untuk membuat file image dari CD-ROM, Video CD, dan CD audio. Sebelum mulai membuat file image, lakukan dulu langkah berikut.

1. Jalankan program Nero melalui menu Start > All Programs > Nero > Nero 9 > Nero Express.

2. Klik File > Preferences.

3. Di jendela Preferences, klik tab Expert Features.

4. Tandai check box “Enable all supported recorder formats for the Image Recorder”, lalu klik OK.

Langkah selanjutnya adalah membuat file image. Siapkan CD atau DVD sumber ke dalam drive jika tujuan pembuatan file image ini adalah untuk membuat salinan CD/DVD. Lalu praktikkan langkah ini.

1. Ubah recorder default dengan mengklik Recorder > Choose Recorder.

2. Pilih Image Recorder, lalu klik OK.

3. Klik File > New.

4. Jika Anda ingin membuat DVD image, klik combo box di sisi kiri atas jendela New Compilation, lalu ubah menjadi DVD.

5. Tentukan jenis file image yang ingin dibuat pada kolom di bawah combo box CD/DVD. Tersedia beberapa jenis CD/DVD image yang bisa Anda buat, seperti CD/DVD-Video, CD/DVD-ROM dengan format UDF, dan ISO. Untuk membuat kompilasi baru, Anda dapat mengklik tombol New setelah menentukan jenis CD/DVD image yang akan dibuat.

6. Untuk membuat DVD image, tentukan ukuran DVD image yang akan dibuat pada combo box yang terdapat di kanan bawah jendela Nero. Pilih untuk membuat image DVD dual layer atau untuk DVD single layer.

7. Selanjutnya, drag and drop file diakhiri dengan mengklik Recorder > Burn Compilation untuk mulai membuat file image.

8. Jika Anda ingin membuat file image dari keping CD/DVD yang ada di dalam CD/DVD drive Anda, pilih opsi saat menentukan jenis CD/DVD image, lalu tentukan drive tempat CD/DVD Anda berada di bagian Source Drive pada tab . Proses penyalinan akan segera dilakukan setelah Anda mengklik tombol Copy. Perlu diketahui, pembuatan file image dengan CD/DVD Copy tidak akan selalu berhasil. Beberapa DVD yang dilengkapi dengan proteksi tidak dapat disalin dengan cara ini.


Nantinya, CD dan DVD yang telah Anda jadikan file image bisa digandakan ke dalam CD/DVD kosong dengan cara berikut.

1. Klik Recorder > Choose Recorder.

2. Pilih perangkat CD atau DVD writer Anda.

3. Setelah itu, buka file image melalui menu File > Open.

4. Proses burning akan segera dilakukan begitu Anda mengklik tombol Burn.

Membuat Drive DVD Virtual

Seperti layaknya menggunakan CD/DVD biasa.


Bullfighting Arena in Seville


File image yang dihasilkan oleh Nero Burning ROM hanyalah satu file berekstensi .nrg yang ukurannya sama dengan CD/DVD sumbernya. Anda enggak bisa melihat isi dari file .nrg tersebut dengan bantuan Nero Burning ROM, karena program ini hanya mengizinkan Anda melakukan burning ke media CD/DVD kosong. Tapi, berkat bantuan software Nero ImageDrive yang dibundel dengan Nero, Anda bisa menggunakan isi file image yang dimiliki layaknya menggunakan CD/DVD biasa.


Cara kerja aplikasi ini cukup sederhana. Nero ImageDrive akan membuat sebuah drive virtual dan melakukan emulasi terhadap file image yang Anda miliki. Isi file image tersebut kemudian dapat diperlakukan seperti CD/DVD biasa melalui drive virtual yang telah dibuat.

Berikut cara membuat drive virtual Nero:

1. Klik Start > All Programs > Nero > Nero 9 > Nero ImageDrive.

2. Sebuah jendela yang mengkonfirmasi pengaktifan ImageDrive akan muncul. Jawab dengan Yes.

3. Proses instalasi driver image drive akan berlangsung beberapa saat. Ketika muncul informasi bahwa driver NERO IMAGEDRIVE2 SCSI CdRom Device belum mendapat sertifikasi, klik Continue Anyway.

4. Setelah proses instalasi driver selesai, jendela Nero ImageDrive akan aktif. Berikan tanda cek pada kotak cek “Enable drive” di bawah First drive. Apabila Anda menginginkan dua buah drive virtual baru di komputer Anda, tandai juga “Enable drive” di bawah Second drive.

5. Berikan tanda centang pada “Mount images at startup” agar file image secara otomatis tetap berada pada drive-nya meskipun komputer di-restart.

6. Konfirmasikan perubahan dengan mengklik OK.Sekarang, buka Windows Explorer dan lihat di sana. Akan terdapat satu atau dua DVD drive baru di daftar My Computer.

Selanjutnya, Anda bisa “memasukkan” CD atau DVD virtual dengan menjalankan kembali Nero ImageDrive, klik tab First drive atau Second drive, lalu klik “...” di bagian Image dan tentukan file image yang ingin dibuka. Setelah proses “mount”, Anda bisa melihat dan menggunakan isi file image melalui drive virtual milik Nero yang dapat diakses dari Windows Explorer. Untuk “mengeluarkan” isi drive, klik tombol Eject.
Sebagai informasi, Nero Image Drive ini hanya bisa berjalan di Windows XP. Enggak bisa di Windows 7, apalagi Windows Vista.

28 December 2009

Menggunakan Fitur Keamanan pada Adobe Reader

Lebih aman lagi

File PDF sudah bisa dibilang aman dari ”oprekan” orang yang tidak berwewenang. Meski demikian, informasi yang ada di dalamnya belum aman. Semua bisa membacanya.

Jadi diperlukan suatu keamanan yang lebih untuk memproteksi file PDF tersebut. Misalkan dengan menambahkan atau mengisikan password pada saat membuka file pdf, sehingga langkah orang yang tidak berwenang ingin membukanya akan terhambat.

Untuk bikin ini jadi nyata nggak perlu beli Acrobat Pro yang mahal. Acrobat Reader baru telah memiliki tambahan fitur keamanan seperti ini. Berikut tahapan membuat password pada file PDF:

1. Jalankan program Acrobat Reader, lalu bukalah file pdf Anda.

2. Setelah itu, klik “Document > Security > Show Security Settings for This Document”, sehingga jendela Document Properties muncul.

3. Klik tab “Security”. Pada bagian Document Security, aktifkan “Security Method” dengan memilih “Password Security”. Karena sebelumnya di-setting tanpa keamanan.

4. Lalu akan muncul jendela Password Security. Kemudian klik pada opsi “Require a password to open the document”.

5. Anda akan diminta untuk mengisikan password di kotak yang telah disediakan. Setelah selesai langkah-langkah di atas, Anda diminta untuk menyimpan filetersebut, lalu tutuplah file itu. Dan buka lagi file tersebut sehingga Anda dimintai mengisikan password. Apabila dalam tiga kali Anda salah dalam mengisikan password, maka otomatis program tersebut akan menonaktifkan file tersebut untuk dibuka.

Membuat Poster Musik yang Menarik

CorelDraw X4


Bullfighting Ring


Lihatlah poster-poster konser musik. Media ini selalu didesain dengan unik tapi menarik. Memanfaatkan aplikasi vektor, Anda pun bisa membuatnya sendiri. Gunakan salah satu foto jepretan Anda, tracing foto tersebut menjadi gambar, distorsi hurufnya, lalu buat efek fraktal. Hasilnya? Sebuah poster musik dapat Anda ciptakan dengan mudah dan indah. Yang Anda perlukan hanyalah sebuah aplikasi vektor.


Tertarik mencoba? Ikuti saja langkah-langkah di bawah ini. Sebagai aplikasinya, anda bisa menggunakan CorelDRAW X4.

1. Buatlah kotak memakai [Rectangle Tool] seukuran area gambar sebagai background dengan warna yang Anda tentukan sendiri. Masukkan foto dengan mengklik [File] > [Import…]. Cari dan klik file foto yang hendak dimasukkan. Klik [Impor].

2. Untuk memulai proses pengubahan dari gambar bitmap ke vektor, klik tombol [Trace Bitmap], lalu pilih modus tracing yang diinginkan. Di sini, PCplus memilih [Outline Trace] > [Line art…]. Tunggu sampai boks dialog muncul.

3. Agar tampilan foto hasil tracing terlihat halus, atur slider “Smoothing” ke angka 50 atau lebih. Pilih [RGB] untuk Color Mode. Anda bisa melihat perubahan hasil tracing di jendela preview paling kanan. Jika sudah pas, klik [OK].

4. Tempatkan gambar hasil tracing ke lokasi yang diinginkan. Anda bisa mengubah ukurannya dengan menarik sudut-sudut gambar dengan pointer. Selanjutnya, buatlah bintang untuk background. Klik tombol [Star Tool], lalu klik-tarik pointer di area gambar.

5. Klik bintang dengan [Pick Tool], lalu warnai dengan mengklik warna pada palet warna. Hilangkan outline-nya. Geser gambar tersebut ke belakang untuk menghiasi background dengan menekan [Ctrl] + [Page Down]. Gandakan bintang dengan menekan [Ctrl] + [D] untuk dijadikan fraktal.

6. Fraktal bisa dibuat dengan mendistorsi bentuk memakai fasilitas [Interactive Distortion Tool]. Pilih jenis distorsi dari tiga opsi yang tersedia di toolbar: Push and Pull, Zipper, dan Twister. Untuk membentuk fraktal, Push and Pull dapat digunakan.

7. Klik-tarik bentuk bintang yang dibuat hingga bentuknya terdistorsi. Arah tarikan akan membentuk fraktal yang berbeda. Buatlah sesuai selera. Tekanan distorsi bisa Anda kelola dengan menarik kotak dekat di tanda panah biru.

8. Untuk mengubah arah fraktal, tarik kotak putih berbentuk diamond di tengah bentuk. Tarik sudutnya untuk memperbesar atau memperkecil fraktal jika perlu. Anda juga bisa menggandakannya agar background tampil lebih meriah.

9. Ketikkan teks. Warnai dan ubah ukurannya sesuai kebutuhan. Supaya teks tepat berada di tengah poster, klik [Pick Tool], diikuti dengan [Arrange] > [Align and Distribute] > [Center to Page]. Untuk judul, posisikan teks ke atas dengan menekan tombol tanda panah di kibor.

10. Beri efek berlapis untuk teks judul agar unik. Aktifkan [Interactive Contour Tool] di toolbox, dalam kondisi teks terpilih oleh [Pick Tool]. Pastikan opsi [Outside] terpilih. Tentukan nilai "Contour Offset" dengan mengklik tombol drop-down yang ada. Seketika, lapisan akan langsung terlihat.

11. Atur jumlah lapisannya di menu “Counter Step” yang ada di samping kiri menu sebelumnya. Untuk mengubah warna lapisan teks tersebut dengan warna lain, lakukan lewat menu drop-down “Fill Color” di option bar. Setelah terpilih warna baru maka warna gradasi lapisan akan berubah.

12. Tambahkan teks yang sesuai dengan gaya aliran musik si musisi. Agar tidak terlalu mengganggu tampilan obyek di bagian depan, anda bisa memberikan efek transparan memakai [Interactive Tranparency Tool] pada gambar bintang dan fraktal di belakang. Efek bertumpuk pun makin terlihat.