Add this

29 August 2011

Mengapa Sri Mulyani masuk ranking ke-65 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia ?



Setelah Forbes ,mengeluarkan daftar Aktor dengan bayaran paling mahal yang disandang oleh Leonardo DiCaprio. Kini majalah tersebut juga mengeluarkan daftar 100 Perempuan Paling berpengaruh di Dunia. Dan kita sebagai sebuah bangsa patut berbangga atas hal tersebut.


Popularitas Sri Mulyani di mata internasional semakin menonjol. Mantan Menteri Keuangan Indonesia itu kembali masuk dalam jajaran perempuan paling berpengaruh di dunia. Tahun ini adalah kali ketiga direktur pelaksanan World Bank itu disejajarkan oleh majalah Forbes masuk dalam daftar 100 perempuan paling powerful.


Pejabat Bank Dunia kelahiran 26 Agustus 1962 tersebut menduduki peringkat ke-65. Sebelumnya, dia masuk dalam daftar yang sama pada 2008 (peringkat ke-23) dan 2009 (ke-71). Dua tahun lalu, Sri Mulyani bahkan mengalahkan posisi Hillary Clinton yang saat itu menjadi senator AS, yakni di urutan ke 28.


Pada tahun 2010, Forbes sama sekali tidak memasukkan nama perempuan yagn diajukan sebagai calon presiden RI 2014 tersebut dalam daftar perempuan powerful. Namun, CNN memilih Mbak Ani, sapaan Sri Mulyani, dalam daftar tiga perempuan paling berpengaruh di Asia 2010.


Tahun ini, perempuan kelahiran Tanjung Karang, Lampung, tersebut juga masuk dalam daftar 13 perempuan Asia di daftar bergengsi tersebut. “ Sri Mulyani berhasil memotong utang Negara menjadi setengahnya. Dia juga sukses meningkatkan cadangan devisa Indonesia menjadi lebih dari USD 50 miliar,” tulis analisis Forbes.


Saat menjabat menteri keuangan, Ani juga dianggap sukses menerapkan Kebijakan gaji yang lebih tinggi bagi pegawai negeri untuk mencegah mereka menerima suap. “Sri Mulyani juga menciptakan iklim usaha yang kondunsif serta memberikan insentif pajak bagi para pelaku usaha,” begitu Forbes menambahkan.


Selain itu, mantan Direktur IMF Asia tersebut dipuji atas keberhasilannya menjadikan kementerian keuangan sebagai institusi pemerintah dengan tingkat korupsi paling rendah.


No comments:

Post a Comment