Jika diadakan survei di sekolah-sekolah dasar hingga menengah, tentang pelajaran apa yang paling sulit dan paling ditakuti, matematika mungkin jawabannya. Apa sih sebenarnya yang membedakan matematika dengan pelajaran lain, sejarah misalnya? Keduanya menuntut pemahaman, imajinasi, dan “sedikit” hapalan. Bila Anda mengikuti sejarah PD II, nama-nama tokoh dan tanggal-tanggal kejadian penting selama perang berlangsung akan menempel di kepala secara otomatis.
Ya, itulah kunci dari semua pelajaran: mengikuti. Selama ini, hanya sedikit siswa yang mengikuti “sejarah” matematika, proses dari mana sebuah rumus itu lahir, dan kejadian-kejadian apa yang terangkum dalam rumus tersebut. Bila siswa mengikuti proses dan kejadian besar yang berlaku di balik sebuah rumus, niscaya formula-formula matematika itu akan menempel di kepala secara otomatis.
Matematika bukan sekedar deretan angka-angka tanpa makna. Ia bukan pula sekedar “menghapal” rumus atau formula. Lebih jauh dari itu, matematika melatih logika kita untuk dapat menalar fakta yang kita temukan sehari-hari. Ambil contoh, seorang anak diberi uang jajan seribu rupiah per hari, yang dijajankan setengahnya, dan sisanya ia tabung.
Berapa rupiah yang berhasil ia kumpulkan dalam seminggu, bila setiap hari (kecuali hari minggu) ia pergi ke sekolah? Jika ingin mencapai angka 100 ribu, berapa lama waktu yang ia butuhkan? Demikianlah ilustrasi pelajaran matematika yang lebih mementingkan proses ketimbang rumus. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dibutuhkan nalar dan logika.
Setidaknya, pelajaran matematika seperti di atas bisa Anda temukan di website Math Motivation. Jangan ragu untuk mengklik link yang disediakan di halaman index website ini yang berisi bagian-bagian matematika yang meliputi aljabar, matematika terapan, kalkulus dan analisis, geometri, teori angka, dan lain-lain.
Pada setiap bagian, Anda akan menemukan penjelasan dari mana sebuah rumus diperoleh, dan bagaiaman mengaplikasikannya dalam fakta yang dapat kita temua sehari-hari. Dengan memahami makna dari sebuah rumus matematika melalui nalar dan logika, Anda dijamin tidak akan gentar lagi menghadapi mata pelajaran ini. Boleh jadi, Anda justru jatuh cinta pada pelajaran ini.
Bonus Foto