30 December 2009

Membongkar Rahasia di Winamp

Tidak percaya? Silakan buktikan


View over the sea, Sveta Nedjelja


Selain plug-in, Winamp juga memiliki beberapa rahasia, semacam “telur paskah”. Tahu dong kalau istilah “telur paskah” itu mengacu pada fitur tersembunyi pada suatu program. Jangan bayangkan fitur yang “mewah” karena telur paskah biasanya hanya untuk lucu-lucuan —kebanyakan justru bukan fitur yang “nyambung” dengan fungsi asli program.



Langsung saja kita lihat hal tersembunyi yang dimiliki oleh plug-ins Nullsoft NSV Decoder di Winamp. Begini caranya.

1. Jalankan Winamp Anda.
2. Klik menu [Options] > [Preferences…] atau tekan [Ctrl] + [P].
3. Pada jendela “Winamp Preferences”, klik [Plug-ins] > [Input].
4. Pada jendela “Input plug-ins” pilih [Nullsoft NSV Decoder v1.04] kemudian klik [About] yang terletak di bagian bawah. Muncul jendela “About…”.
5. Kemudian, klik ganda gambar llama pada jendela tersebut. Gambar llama akan berubah menjadi tulisan “nullsoft present you nSV play hidden party…”.
6. Klik ganda lagi gambar tersebut untuk menampilkan gambar api, air, dan lain


Ada lagi plug-in yang dapat dimainkan, yakni Nullsoft Vorbis Decoder v1.35.

1. Pilih plug-in tersebut, kemudian tekan tombol [About]. Pada jendela “About…” ada gambar ikan berwarna kuning dan biru cerah yang merupakan ikonnya.

2. Klik sekali pada gambar tersebut. Ikan itu akan berputar ke kanan. Kemudian klik sekali lagi dengan klik kanan, maka ikan akan berputar ke kiri. Jika Anda terus mengklik ikan tersebut, ikan akan berputar dengan cepat dan sebuah keterangan baru akan muncul berupa kecepatan berputar ikan dalam satuan RPM. Eh, ada juga rekor tercepat yang pernah Anda buat.


Eits, telur paskah bukan cuma itu saja, masih ada lagi. Berikut cara memunculkan telur paskah lainnya.

1. Klik kanan pada jendela Winamp.
2. Pilih [Nulsoft Winamp Pro].
3. Ketika jendela “About Winamp” terbuka, Anda akan melihat gambar siluet seperti kuda dengan tulisan “WINAMP” dan bergerak secara zoom-in dan zoom-out.
4. Sekarang tahan tombol [Ctrl] di keyboard kemudian klik ganda di area gambar tersebut. Muncullah gambar kecil bertuliskan “DJ Egg” dengan gambar telur putih di tengahnya.
5. Kembalikan gambar awal dengan cara klik ganda lagi.
6. Sekarang tahan tombol [Shift] kemudian klik ganda lagi di area gambar yang bergerak. Percayalah, gambar yang di dalamnya terdapat tulisan “supplied” dan “cracked”.


Ha ha ha ha ha….. ha haha !
Bagi Sahabat
Bagi SAHABAT Updated at: December 30, 2009

Cara gampang membandingkan dokumen MS Word

Ketelitian dan waktu

Membandingkan dokumen adalah hal yang kelihatannya sederhana tapi membutuhkan ketelitian dan memakan waktu. Untung Microsoft Word sudah menyediakan tool untuk melakukan perbandingan.

Untuk memunculkan fitur tersebut, ikuti langkah-langkah ini.

1. Klik kanan pada toolbar Anda, pilih [Customize].
2. Pilih tab [Commands].
3. Pada bagian “Categories” pilih [Tools]. Pada bagian “Commands”, cari [Compare and Merge Documents…].
4. Setelah ketemu, klik dan geser fitur tersebut, kemudian letakkan pada toolbar.

Untuk menggunakan fitur tersebut, bukalah dokumen pertama yang belum diubah (dokumen asli), klik icon [Compare Documents…] yang baru kita buat tersebut. Pilih dokumen baru yang sudah diubah. Microsoft Word akan otomatis membuat bagian-bagian yang berubah menjadi berwarna merah.
Bagi Sahabat
Bagi SAHABAT Updated at: December 30, 2009

29 December 2009

Memperlancar copy-paste data dari CV/DVD ke Harddisk

Bagaimana mengatasinya


Ada beberapa cara untuk menyalin data dari keping CD atau DVD. Cara yang populer digunakan adalah dengan copy-paste di Windows Explorer.

Trik ini tidak memerlukan software khusus, sehingga proses penyalinan data akan berlangsung lebih cepat serta murah. Kekurangannya, struktur CD atau DVD tidak ikut tersalin. Jadi jika Anda menyalin data yang sama dari hard disk ke CD blank, di CD hasil salinan tersebut Anda tidak akan bisa melakukan booting.

Untuk mengatasinya, Anda bisa memanfaatkan software bantu Nero Burning ROM. Program ini mampu membuatkan sebuah file image dengan struktur dan isi file yang identik dengan CD aslinya. Nantinya, file image yang sudah berada di dalam hard disk bisa Anda akses layaknya CD/DVD biasa dengan ImageDrive yang terintegrasi di dalam paket Nero.

Secara default, Nero Burning ROM bisa langsung digunakan untuk membuat file image dari CD-ROM, Video CD, dan CD audio. Sebelum mulai membuat file image, lakukan dulu langkah berikut.

1. Jalankan program Nero melalui menu Start > All Programs > Nero > Nero 9 > Nero Express.

2. Klik File > Preferences.

3. Di jendela Preferences, klik tab Expert Features.

4. Tandai check box “Enable all supported recorder formats for the Image Recorder”, lalu klik OK.

Langkah selanjutnya adalah membuat file image. Siapkan CD atau DVD sumber ke dalam drive jika tujuan pembuatan file image ini adalah untuk membuat salinan CD/DVD. Lalu praktikkan langkah ini.

1. Ubah recorder default dengan mengklik Recorder > Choose Recorder.

2. Pilih Image Recorder, lalu klik OK.

3. Klik File > New.

4. Jika Anda ingin membuat DVD image, klik combo box di sisi kiri atas jendela New Compilation, lalu ubah menjadi DVD.

5. Tentukan jenis file image yang ingin dibuat pada kolom di bawah combo box CD/DVD. Tersedia beberapa jenis CD/DVD image yang bisa Anda buat, seperti CD/DVD-Video, CD/DVD-ROM dengan format UDF, dan ISO. Untuk membuat kompilasi baru, Anda dapat mengklik tombol New setelah menentukan jenis CD/DVD image yang akan dibuat.

6. Untuk membuat DVD image, tentukan ukuran DVD image yang akan dibuat pada combo box yang terdapat di kanan bawah jendela Nero. Pilih untuk membuat image DVD dual layer atau untuk DVD single layer.

7. Selanjutnya, drag and drop file diakhiri dengan mengklik Recorder > Burn Compilation untuk mulai membuat file image.

8. Jika Anda ingin membuat file image dari keping CD/DVD yang ada di dalam CD/DVD drive Anda, pilih opsi saat menentukan jenis CD/DVD image, lalu tentukan drive tempat CD/DVD Anda berada di bagian Source Drive pada tab . Proses penyalinan akan segera dilakukan setelah Anda mengklik tombol Copy. Perlu diketahui, pembuatan file image dengan CD/DVD Copy tidak akan selalu berhasil. Beberapa DVD yang dilengkapi dengan proteksi tidak dapat disalin dengan cara ini.


Nantinya, CD dan DVD yang telah Anda jadikan file image bisa digandakan ke dalam CD/DVD kosong dengan cara berikut.

1. Klik Recorder > Choose Recorder.

2. Pilih perangkat CD atau DVD writer Anda.

3. Setelah itu, buka file image melalui menu File > Open.

4. Proses burning akan segera dilakukan begitu Anda mengklik tombol Burn.
Bagi Sahabat
Bagi SAHABAT Updated at: December 29, 2009

Membuat Drive DVD Virtual

Seperti layaknya menggunakan CD/DVD biasa.


Bullfighting Arena in Seville


File image yang dihasilkan oleh Nero Burning ROM hanyalah satu file berekstensi .nrg yang ukurannya sama dengan CD/DVD sumbernya. Anda enggak bisa melihat isi dari file .nrg tersebut dengan bantuan Nero Burning ROM, karena program ini hanya mengizinkan Anda melakukan burning ke media CD/DVD kosong. Tapi, berkat bantuan software Nero ImageDrive yang dibundel dengan Nero, Anda bisa menggunakan isi file image yang dimiliki layaknya menggunakan CD/DVD biasa.


Cara kerja aplikasi ini cukup sederhana. Nero ImageDrive akan membuat sebuah drive virtual dan melakukan emulasi terhadap file image yang Anda miliki. Isi file image tersebut kemudian dapat diperlakukan seperti CD/DVD biasa melalui drive virtual yang telah dibuat.

Berikut cara membuat drive virtual Nero:

1. Klik Start > All Programs > Nero > Nero 9 > Nero ImageDrive.

2. Sebuah jendela yang mengkonfirmasi pengaktifan ImageDrive akan muncul. Jawab dengan Yes.

3. Proses instalasi driver image drive akan berlangsung beberapa saat. Ketika muncul informasi bahwa driver NERO IMAGEDRIVE2 SCSI CdRom Device belum mendapat sertifikasi, klik Continue Anyway.

4. Setelah proses instalasi driver selesai, jendela Nero ImageDrive akan aktif. Berikan tanda cek pada kotak cek “Enable drive” di bawah First drive. Apabila Anda menginginkan dua buah drive virtual baru di komputer Anda, tandai juga “Enable drive” di bawah Second drive.

5. Berikan tanda centang pada “Mount images at startup” agar file image secara otomatis tetap berada pada drive-nya meskipun komputer di-restart.

6. Konfirmasikan perubahan dengan mengklik OK.Sekarang, buka Windows Explorer dan lihat di sana. Akan terdapat satu atau dua DVD drive baru di daftar My Computer.

Selanjutnya, Anda bisa “memasukkan” CD atau DVD virtual dengan menjalankan kembali Nero ImageDrive, klik tab First drive atau Second drive, lalu klik “...” di bagian Image dan tentukan file image yang ingin dibuka. Setelah proses “mount”, Anda bisa melihat dan menggunakan isi file image melalui drive virtual milik Nero yang dapat diakses dari Windows Explorer. Untuk “mengeluarkan” isi drive, klik tombol Eject.
Sebagai informasi, Nero Image Drive ini hanya bisa berjalan di Windows XP. Enggak bisa di Windows 7, apalagi Windows Vista.
Bagi Sahabat
Bagi SAHABAT Updated at: December 29, 2009

28 December 2009

Menggunakan Fitur Keamanan pada Adobe Reader

Lebih aman lagi

File PDF sudah bisa dibilang aman dari ”oprekan” orang yang tidak berwewenang. Meski demikian, informasi yang ada di dalamnya belum aman. Semua bisa membacanya.

Jadi diperlukan suatu keamanan yang lebih untuk memproteksi file PDF tersebut. Misalkan dengan menambahkan atau mengisikan password pada saat membuka file pdf, sehingga langkah orang yang tidak berwenang ingin membukanya akan terhambat.

Untuk bikin ini jadi nyata nggak perlu beli Acrobat Pro yang mahal. Acrobat Reader baru telah memiliki tambahan fitur keamanan seperti ini. Berikut tahapan membuat password pada file PDF:

1. Jalankan program Acrobat Reader, lalu bukalah file pdf Anda.

2. Setelah itu, klik “Document > Security > Show Security Settings for This Document”, sehingga jendela Document Properties muncul.

3. Klik tab “Security”. Pada bagian Document Security, aktifkan “Security Method” dengan memilih “Password Security”. Karena sebelumnya di-setting tanpa keamanan.

4. Lalu akan muncul jendela Password Security. Kemudian klik pada opsi “Require a password to open the document”.

5. Anda akan diminta untuk mengisikan password di kotak yang telah disediakan. Setelah selesai langkah-langkah di atas, Anda diminta untuk menyimpan filetersebut, lalu tutuplah file itu. Dan buka lagi file tersebut sehingga Anda dimintai mengisikan password. Apabila dalam tiga kali Anda salah dalam mengisikan password, maka otomatis program tersebut akan menonaktifkan file tersebut untuk dibuka.
Bagi Sahabat
Bagi SAHABAT Updated at: December 28, 2009

Membuat Poster Musik yang Menarik

CorelDraw X4


Bullfighting Ring


Lihatlah poster-poster konser musik. Media ini selalu didesain dengan unik tapi menarik. Memanfaatkan aplikasi vektor, Anda pun bisa membuatnya sendiri. Gunakan salah satu foto jepretan Anda, tracing foto tersebut menjadi gambar, distorsi hurufnya, lalu buat efek fraktal. Hasilnya? Sebuah poster musik dapat Anda ciptakan dengan mudah dan indah. Yang Anda perlukan hanyalah sebuah aplikasi vektor.


Tertarik mencoba? Ikuti saja langkah-langkah di bawah ini. Sebagai aplikasinya, anda bisa menggunakan CorelDRAW X4.

1. Buatlah kotak memakai [Rectangle Tool] seukuran area gambar sebagai background dengan warna yang Anda tentukan sendiri. Masukkan foto dengan mengklik [File] > [Import…]. Cari dan klik file foto yang hendak dimasukkan. Klik [Impor].

2. Untuk memulai proses pengubahan dari gambar bitmap ke vektor, klik tombol [Trace Bitmap], lalu pilih modus tracing yang diinginkan. Di sini, PCplus memilih [Outline Trace] > [Line art…]. Tunggu sampai boks dialog muncul.

3. Agar tampilan foto hasil tracing terlihat halus, atur slider “Smoothing” ke angka 50 atau lebih. Pilih [RGB] untuk Color Mode. Anda bisa melihat perubahan hasil tracing di jendela preview paling kanan. Jika sudah pas, klik [OK].

4. Tempatkan gambar hasil tracing ke lokasi yang diinginkan. Anda bisa mengubah ukurannya dengan menarik sudut-sudut gambar dengan pointer. Selanjutnya, buatlah bintang untuk background. Klik tombol [Star Tool], lalu klik-tarik pointer di area gambar.

5. Klik bintang dengan [Pick Tool], lalu warnai dengan mengklik warna pada palet warna. Hilangkan outline-nya. Geser gambar tersebut ke belakang untuk menghiasi background dengan menekan [Ctrl] + [Page Down]. Gandakan bintang dengan menekan [Ctrl] + [D] untuk dijadikan fraktal.

6. Fraktal bisa dibuat dengan mendistorsi bentuk memakai fasilitas [Interactive Distortion Tool]. Pilih jenis distorsi dari tiga opsi yang tersedia di toolbar: Push and Pull, Zipper, dan Twister. Untuk membentuk fraktal, Push and Pull dapat digunakan.

7. Klik-tarik bentuk bintang yang dibuat hingga bentuknya terdistorsi. Arah tarikan akan membentuk fraktal yang berbeda. Buatlah sesuai selera. Tekanan distorsi bisa Anda kelola dengan menarik kotak dekat di tanda panah biru.

8. Untuk mengubah arah fraktal, tarik kotak putih berbentuk diamond di tengah bentuk. Tarik sudutnya untuk memperbesar atau memperkecil fraktal jika perlu. Anda juga bisa menggandakannya agar background tampil lebih meriah.

9. Ketikkan teks. Warnai dan ubah ukurannya sesuai kebutuhan. Supaya teks tepat berada di tengah poster, klik [Pick Tool], diikuti dengan [Arrange] > [Align and Distribute] > [Center to Page]. Untuk judul, posisikan teks ke atas dengan menekan tombol tanda panah di kibor.

10. Beri efek berlapis untuk teks judul agar unik. Aktifkan [Interactive Contour Tool] di toolbox, dalam kondisi teks terpilih oleh [Pick Tool]. Pastikan opsi [Outside] terpilih. Tentukan nilai "Contour Offset" dengan mengklik tombol drop-down yang ada. Seketika, lapisan akan langsung terlihat.

11. Atur jumlah lapisannya di menu “Counter Step” yang ada di samping kiri menu sebelumnya. Untuk mengubah warna lapisan teks tersebut dengan warna lain, lakukan lewat menu drop-down “Fill Color” di option bar. Setelah terpilih warna baru maka warna gradasi lapisan akan berubah.

12. Tambahkan teks yang sesuai dengan gaya aliran musik si musisi. Agar tidak terlalu mengganggu tampilan obyek di bagian depan, anda bisa memberikan efek transparan memakai [Interactive Tranparency Tool] pada gambar bintang dan fraktal di belakang. Efek bertumpuk pun makin terlihat.
Bagi Sahabat
Bagi SAHABAT Updated at: December 28, 2009

25 December 2009

Membaca isi dokumen PDF dengan suara

Inilah caranya

Baseball stadium


Acrobat Reader. Namanya saja sudah Reader, fungsinya ya jelas untuk membaca. Membacanya bukan cuma sekadar menampilkan lho. Tapi memang benar-benar bisa dibacakan isinya dengan suara. Seru khan?

Fitur yang diberi nama Read Out Loud ini punya dua pilihan, yaitu Read This page Only yang berfungsi untuk membacakan dokumen pada halaman yang aktif saja. Sedangkan yang satunya adalah Read To End Of Document, yang akan membacakan semua isi dari file tersebut.

Untuk mengaktifkan fitur ini ada beberapa tahapan yang perlu diikuti:

1. Buka dokumen PDF Anda, lalu tekan “Ctrl + K” dan halaman “preferences” akan muncul.
2. Klik pada “Reading” dan lakukan pengaturan pada halaman tersebut. Atau bila menggunakan cara panjangnya, klik “Edit > Preferences > Reading.
3. “Volume”, berfungsi untuk mengatur besar kecilnya suara yang dihasilkan. Dengan menghilangkan tanda checklist pada “use default voice”, Anda dapat memilih satu di antara 3 karakter suara yang akan membaca dokumen PDF Anda.
4. Dengan menghilangkan tanda checklist pada “Use default speech attributes” Anda dapat menentukan tinggi rendahnya nada suara melalui kolom “pitch”. Semakin tinggi angkanya, maka nada suara semakin tinggi. Sedangkan pengaturan pada “words per minute” akan menentukan kecepatan membaca. Semakin tinggi angkanya, maka dokumen akan dibaca dengan lebih cepat.
5. Bila sudah selesai dalam tahap pengaturan, klik “OK”.
6. Untuk mengaktifkannya, klik “View > Read Out Loud” > “Activate Read Out Loud” atau dengan menekan “Shift + Ctrl + Y”.
7. Untuk membaca hanya satu halaman, klik “View > Read Out Loud > Read This page Only” atau dengan menekan “Shift + Ctrl + V”.
8. Untuk membaca keseluruhan dokumen, klik “View > Read Out Loud > Read To End of Document” atau dengan menekan “Shift + Ctrl + B”.

Langkah-langkah di atas adalah untuk membaca suatu dokumen. Sedangkan untuk membaca form fields, dianjurkan untuk mengatur dulu Preference yang ada di menu “Edit”. Lalu pilih option “Reader”, aktifkan “Read Form Field”. Jangan lupa, pada saat Anda telah mengisikan suatu field dengan suatu teks atau angka, Anda harus menekan tombol “Tab” agar pembacaan teks dilanjutkan.
Bagi Sahabat
Bagi SAHABAT Updated at: December 25, 2009

Agar Blog Cepat Dikenal

Sarana promosi


Agar maksimal, website harus mudah dikenali oleh situs pencarian semacam AOL Search, AltaVista, Google, Lycos, MSN Search dan Yahoo. Lalu bagaimana agar situs kita ramah search engine?

1. Gunakan META tags

Kebanyakan search engine akan melihat META tag di halaman web. Berikut adalah contoh bagaimana menggunakan tag .

Tag META ini harus diletakkan di dalam . Dalam "description", masukkan uraian singkat dari halaman Anda.

Dalam "keywords", berikan kata kunci yang menurut Anda mudah dan sederhana untuk ditemukan. Anda dapat memisahkan setiap kata kunci atau deskripsi dengan menggunakan koma (,) seperti yang ditunjukkan di atas.

2. Judul Halaman

Infoseek akan menggunakan judul sebagai prioritas utama dalam proses pencarian. Berikan judul dengan hati-hati. Cobalah memikirkan kata kunci apa yang diketik pengunjung untuk menemukan halaman anda. Yahoo juga menggunakan judul halaman dan keterangan yang Anda kirim ke pencarian.

3. Isi dari Halaman

Beberapa mesin pencari seperti Excite tidak akan membaca tag META, tetapi akan melihat isi konten dari situs Anda. Jika anda menggunakan peta gambar, pastikan bahwa Anda juga memiliki kata-kata sebagai alternatif.

4. Jangan ulangi kata kunci yang sama lebih dari 5 kali dalam tag META.

Lycos, akan memblok halaman anda dengan menempatkannya di dalam daftar atau di luar jika mereka menemukan bahwa Anda mengulangi kata-kata yang sama untuk meningkatkan peringkat.

5. Pastikan bahwa ada kata kunci dalam 3 tempat.

Pastikan bahwa ada kata kunci dalam 3 tempat. tag META, judul halaman, dan isi dari halaman Anda.
Bagi Sahabat
Bagi SAHABAT Updated at: December 25, 2009

24 December 2009

Mencetak semua File PDF yang diproteksi

Begini caranya ?

Adobe Reader itu aplikasi yang “pasrah”. Kenapa begitu? Soalnya aplikasi ini Cuma menerima apa yang di-setting oleh pembuat dokumen. Dokumen dikunci fitur editing-nya, reader ikut, dokumen diproteksi pencetakannya, reader pun ngikut. Belum lagi batasan batasan lain seperti larangan untuk menambahkan komentar, mengisi form, dan sebagainya.

Tingkat proteksi seperti ini banyak dilakukan oleh beberapa perusahaan, misalnya oleh sebuah penerbit buku. Tujuannya jelas membatasi akses pembaca agar hanya dapat membaca tanpa dapat membuat hardcopy dari dokumen tersebut.

Gimana kalau kita benar-benar butuh pencetakan dokumen yang diproteksi tadi? Itu yang repot. Mari kita usahakan agar dokumen tadi bisa dicetak.

Untuk mempermudah pembahasan kali ini, akan dipaparkan terlebih dahulu cara membuat sebuah file pdf dengan tingkat proteksi High (128-bit RC4). Jalankan software pdf maker Anda masing-masing. Buat contoh kita pakai OpenOffice.org sebagai software pembuat pdf, dan bagi yang menggunakan selain OOo silahkan sesuaikan langkah untuk melakukan enkripsi dokumen sesuai software pdf maker Anda.

Setelah dokumen pada OOo dibuat, klik menu “File” > “Export as PDF...” atau dengan menggunakan mengklik tombol menu “Export Directly as PDF” yang ada pada main toolbar. Selanjutnya pada kotak dialog Export, silahkan pilih direktori tempat menyimpan dokumen PDF dan nama dari file tersebut. Klik tombol “Export...”.

Selanjutnya akan muncul jendela PDF Options untuk pengaturan sifat-sifat (properties) dokumen. Aktiflah pada tab “Security”. Berikan tanda centang pada pilihan Restrict permissions. Setelah itu klik tombol “Set permission password...”. Pada jendela Set Permission Password, masukkan kata sandi Anda pada baris isian Password dan ulangi pada baris isian Confirm. Klik “OK”.

Pada pengaturan Printing, silahkan pilih Not permitted untuk tidak mengijinkan melakukan pencetakan dokumen. Untuk pengaturan Changes, silahkan pilih Not permitted untuk tidak mengijinkan segala bentuk perubahan, termasuk di antaranya memutar halaman, mengisi form isian, memberikan komentar dan mengekstrak halaman. Selanjutnya hilangkan tanda centang pada pilihan Enable copying of content untuk tidak mengijinkan menyalin teks yang diseleksi. Hilangkan juga pilihan Enable text access for accessibility tools. Klik tombol “Export” untuk memulai proses pembuatan dokumen dalam format PDF.

Setelah selesai, silakan jalankan software Acrobat Reader Anda. Bukalah dokumen yang telah dibuat tadi. Setelah terbuka cobalah lihat pada ujung paling kiri status bar. Anda akan lihat sebuah ikon bergambar gembok berwarna kuning, tanda bahwa dokument PDF Anda terproteksi.

Cobalah juga untuk mengakses menu File. Akan didapati menu “Print...” dalam keadaan tidak aktif (disable). Sebagaimana halnya ketika menekan kombinasi tombol “Ctrl” + “P” tidak akan memberikan reaksi apa-apa. Selanjutnya cobalah akses “Select Tool” pada basic toolbar. Seleksilah beberapa potong kata atau kalimat, kemudian klik kanan di atasnya. Penulis hanya menjumpai pilihan menu “Select All” dan “Deselect All”, dan tidak dijumpai menu Copy. Cobalah akses menu “File” > “Document Properties...” atau dengan kombinasi tombol “Ctrl” + “D”.

Pada jendela Document Properties masuklah ke tab Security kemudian klik tombol “Show Details...”. Selanjutnya akan ditampilkan ringkasan keamanan dokumen PDF yang dibuat tadi, mulai dari metode security, penggunaan password, hal-hal yang diijinkan dan yang tidak diijinkan serta tingkat enkripsi yang dilakukan.

Agar Adobe Reader bisa mencetak, manfaatkan Linux. Di sini kita akan menggunakan contoh Linux dengan distro SimplyMEPIS 6.5 yang dilengkapi paket-paket extras Ubuntu "feisty fawn" 7.04.

Pastikan Anda sudah mempunyai paket yang bernama poppler-utils. Kalau belum, lakukan instalasi baik dengan melakukan kompilasi dari file tarball atau dengan menggunakan paket binary bawaan distro Anda. Untuk pengguna Debian (termasuk Ubuntu) dan turunannya, gunakan satu baris perintah ini dengan akses root.

# apt-get install poppler-utils

Selanjutnya masuklah ke direktori tempat file PDF tersebut berada. Direktori yang digunakan dalam artikel ini adalah $HOME/Documents. Untuk melihat informasi mengenai dokumen PDF, gunakan perintah pdfinfo. Pola perintah yang diberikan adalah

$ pdfinfo “options”

Akan ditampilkan informasi yang berhubungan dengan file tersebut, termasuk apakah dokumen dienkripsi dan berbagai perlakuan yang diperbolehkan terhadap dokumen tersebut. Untuk menkonversi dokumen PDF ke format teks, gunakan perintah pdftotext dengan pola

$ pdftotext “options”

Untuk mengkonversi PDF ke format postscript, gunakan perintah pdf2ps dengan pola

$pdf2ps “-dASCII85EncodePages=false” “-dLanguageLevel=123” input.pdf “output.ps”

Untuk mengekstraksi gambar yang berada pada dokumen tersebut, gunakan perintah pdfimages, dengan pola

$ pdfimages “options”

Di sini terlihat bahwa dokumen yang dienkripsi dengan berbagai pembatasan di atas ternyata dapat dikonversi ke teks walaupun sebelumnya tidak dapat disalin dengan cara menyeleksi teks dari Acrobat Reader.
Untuk melakukan pencetakan, yang diperlukan hanyalah aplikasi kghostview. Sejatinya kghostview memang untuk membaca dokumen postscript, namun selain file ps format pdf pun dapat dibaca oleh aplikasi yang satu ini. Bagaimana jika dokumen 'teramankan' tadi dibuka selain menggunakan kghostview, seperti kpdf atau xpdf? kpdf tidak memberikan akses untuk mencetak dokumen.

Melakukan pencetakan dokumen lewat kghostview, sama halnya dengan aplikasi lainnya, cukup dengan mengakses menu “File” > “Print...” atau dengan shortcut “Ctrl” + “P”. Tidak akan muncul peringatan bahwa dokumen PDF diproteksi dan sebagainya dan dokumen PDF tersebut pun akan dicetak di atas kertas. Pengaturan pencetakan pun dapat dilakukan, semisal pemilihan printer yang akan digunakan, pengaturan ukuran kertas, kualitas pencetakan, halaman yang akan dicetak dan sebagainya.

Sebagai informasi, versi PDF yang digunakan dalam tutorial ini adalah 1.4 (hasil generate OOo).
Bagi Sahabat
Bagi SAHABAT Updated at: December 24, 2009

Merubah nuansa warna pada Microsoft Word

Bisa diubah kok

Biru. Itulah yang jadi nuansa warna standari di Microsoft Word. Microsoft menyediakan nuansa warna lain yang dapat dipilih oleh penggunanya. Jadi, untuk mengubah-ubah tampilan, pengguna tidak perlu instal aplikasi apa-apa lagi.

Tinggal ikuti langkah-langkah ini saja. Oh ya, trik ini bisa juga dipakai di aplikasi Microsoft Office yang lain.

1. Klik tombol “Office”, lalu klik “Word Options”.

2. Di tab “Popular”, cari “Color Scheme”.

3. Coba ganti dari “Blue” jadi “Black”. Klik “OK”. Word akan tampak seperti pada gambar “Word dengan tampilan hitam”.

4. Coba kembali ke “Word Options” terus ganti jadi “Silver”. Apa yang terjadi?

5. Silakan pilih nuansa yang Anda suka.
Bagi Sahabat
Bagi SAHABAT Updated at: December 24, 2009
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Labels

A (1) AlertPay (2) Analisa (1) Anti virus (4) B (1) Bahasa Komputer (23) Belajar dan Bahasa (47) Bengkel dan Kendaraan (1) Berita dan Informasi (266) Biologi (6) Bioskop dan Video (63) Blog (151) Browser (3) Budaya dan Bahasa (15) Buku Majalah dan tulisan (40) C (2) Catur (1) D (2) Desain dan Furniture (95) DNS (2) Dongeng dan Cerita (1) Dunia Busana dan Mode (4) E (2) E-commerce (4) E-mail (10) Ekonomi dan perdagangan (58) Eksakta (7) F (1) Facebook (10) Flora dan Fauna (6) Foto dan Design (99) G (1) gad (1) Gadget (257) Game (73) Generator (23) H (1) Hand Phone (14) Hardware (6) Hobi dan koleksi (8) Hosting dan Domain (7) Hubungan dan komunikasi (129) Hukum dan Perundang-undangan (12) Humor (4) Huruf dan Template (4) i (1) Indonesia - Pengetahuan Alam - Geografi (35) Industri (1) Interior Desain Komputer (27) Internasional (1) J (1) Jaringan (7) Jejaring Sosial (9) K (1) Kamera (35) Keamanan (7) Kedokteran (25) Keyboard (1) Kimia (7) Kisah (10) Komik dan Animasi (12) Komputer dan Perangkatnya (109) Koneksi (7) Konfrensi (1) Konversi (1) Koran (1) Kreatifitas (3) Kumpulan (19) L (1) Lembar (234) Libery Reserve (1) Liburan dan Pariwisata (7) Lingkungan hidup (2) Linux (2) Logo (7) Lowongan Kerja (8) M (1) Matematika (17) Media Penyimpanan (14) Meja (4) Membaca dan Menulis (40) Mencari uang di Internet (25) Microsoft-Google-Yahoo (57) Militer (1) Miniatur (2) Monitoring (9) Motherboard (1) Mozilla Firefox (1) Multimedia (33) Musik dan Lagu (57) N (1) Note Book (48) O (1) Olahraga dan Kesehatan (53) P (1) Page Rank (1) PDF (3) Pemimpin (1) Pendidikan dan Pengetahuan (105) Perangkat Lunak (442) Perbaikan komputer (48) Pertanian dan Perkebunan (2) Peternakan dan Perikanan (6) Ping (1) Playstore (1) Politik dan Pemerintahan (10) Print (2) Produk (62) Produk Internet dan Tekhnologi (40) Prosesor (3) Psikologi (6) Q (1) R (1) Rak Buku (51) Religi (7) Remaja dan Pergaulan (11) Resep dan Masakan (1) Rumah dan Keluarga (64) S (1) Scanner (1) Search Engine (19) Sejarah (40) Seni dan Kerajinan (18) Seni Melipat Kertas (4) Sepeda (8) Service (1) Sharing (3) Situs Komputer dan Tekhnologi (27) Situs Menarik (66) Situs Populer dan Aplikasinya (26) SMS (5) Sofa (19) Sony (2) T (1) Telepon Genggam (18) Tempat duduk (14) Tips dan Tricks (138) Trans 7 (1) Tutorial (66) U (1) Ucapan Selamat (1) Unik (19) USB Drive (7) V (1) W (2) Wanita dan Peranannya (8) Website (1) Windows (27) X (1) Z (1)