Add this

16 February 2011

Tutorial untuk mencari aplikasi yang tepat bagi file yang belum diketahui perangkat ekstensinya

Smart File Advisor 1.0.1


Bila anda sering mendownload suatu aplikasi atau menemukan aplikasi yang tidak diketahui perangkat ekstensinya. Saya sarankan anda menggunakan Smart File Advisor 1.0.1. Perangkat gratis ini menggunakan jasa data yang tersedia di Filefacts.net.

Jadi, bila anda tidak ingin mendownload aplikasi berukuran 540 KB ini, anda bisa menggunakan pelayanan yang diberikan oleh website tersebut. Namun bila dirasakan perlu, anda bisa mengikuti tutorial berikut dibawah ini


1.Download dan jalankan file sfa_inst.exe untuk memulai instalasi

2.Secara otomatis, aplikasi Smart File Advisor 1.0.1 terintegrasi ke dalam Windows Explorer sehingga user akan mendapati tambahan pilihan pada context menu file pada Windows Explorer, yaitu Cheksum. Sebuah jendela checksum akan tampil atas file yang terpilih, meliputi MD5, SHA-1, dan CRC32.

3.Bila file yang akan dibuka tidak dapat ditampilkan karena tida ada aplikasi yang tepat untuk membuka file tersebut, secara otomatis Smart File Advisor menampilkan jendela dialog yang memberikan dua pilihan, yaitu meneruskan pencarian inforamsi file pada situs Filefacts.net ataupun menggunakan option Windows untuk me-manage file.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -


Checksum. Skema kesalahan deteksi sederhana di mana setiap pesan yang dikirim adlaah pesan yang menghasilkan nilai numerik berdasarkan byte dalam pesan. Pengiriman menempatkan nilai yang dihitung dalam pesan (biasanya di header pesan) dan mengirimkan nilai pada pesan. Penerima menerapkan rumus yang sama untuk masing-masing menerima pesan dan memeriksa untuk memastikan nilai numerik adalah sama. Jika tidak, penerima dapat mengasumsikan bahwa pesan telah rusak dalam transmisi. Jaringan transmisi data yang sering menghasilkan kesalahan, seperti toggled, hilang, atau bit diduplikasi. Akibatnya, data yang diterima mungkin tidak sama dengan data yang dikirim, yang jelas-jelas itu adalah hal buruk.

MD5. Message Digest algortihm 5 adalah fungsi hash kriptografik yang digunakan secara luas dengan hash value 128-bit. Pada standar Internet (RFC 1321), MD5 telah dimanfaatkan secara bermacam-macam pada palikasi keamanan. MD5 juga umum digunakan untuk melakukan pengujian integritas file. MD5 di desain oleh Ronald Rivest pada tahun 1991 untuk menggantikan hash function sebelumnya, MD4.

SHA. Secure hasl algoritm adalah fungsi hash satu arah yang dibuat oleh NIST dan digunakan bersama DSS (Digital Signature Standard). Oleh NSA, SHA dinyatakan sebagai standar fungsi has satu arah. SHA didasarkan pada MD4 yang dibuat oleh Ronald L.Rivest dari MIT.

CRC. Cyclic Redundancy Check adalah algoritma untuk memastikan integritas data dan mengecek kesalahan pada data yang akan ditransmisikan atau disimpan. Data yang hendak ditransmisikan atau disimpan ke media penyimpanan rentan sekali mengalami kesalahan. CRC bekerja secara sederhana, yakni dengan menggunakan perhitungan matematika terhadap bilangan yang disebut sebagai Checksum, yang dibuat berdasarkan total bit yang hendak ditransmisikan atau yang hendak disimpan. Dalam transmisi jaringan, khususnya dalam jaringan berbasis teknologi Ethernet, checksum dihitung terhadap setiap frame yang hendak ditransmisikan dan ditambahkan ke dalam frame tersebut sebagai informasi dalam header atau trailer. Penerima frame tersebut akan menghitung kembali apakah frame yang ia terima benar-benar tanpa kerusakan dengan membandingkan nilai frame yang dihitung dengan nilai fram yang terdapat dalam header frame.

No comments:

Post a Comment